Revolusi Perancis
a.
Etats
Generaux (1789-1792)
Aktivitas
proto-revolusioner dimulai ketika raja Perancis Louis XVI
(memerintah 1774-1792) menghadapi krisis dana kerajaan.
Keluarga raja Perancis, yang secara keuangan sama dengan negara Perancis,
memiliki utang yang besar. Selama pemerintahan Louis XV (1715-1774)
dan Louis XVI sejumlah menteri, termasuk Turgot (Pengawas Keuangan
Umum 1774-1776) dan Jacques Necker (Direktur-Jenderal Keuangan 1777-1781), mengusulkan sistem perpajakan Perancis yang lebih
seragam, namun gagal. Langkah-langkah itu mendapatkan tantangan terus-menerus
dari parlement (pengadilan hukum), yang
didominasi oleh "Para Bangsawan", yang menganggap diri mereka sebagai
pengawal nasional melawan pemerintahan yang sewenang-wenang, dan juga dari
fraksi-fraksi pengadilan. Akibatnya, kedua menteri itu akhirnya diberhentikan.
Akhirnya dalam kebuntuan tersebut
raja memanggil Etats General untuk bersidang setelah dibubarkan sekian lama
pada tahun 1614,namun tidak juga berhasil menyelesaikan anggaran
belanja.Akhirnya pada tanggal 14 Juli 1789 rakyat yang terdiri dari kaum buruh
dan petani yang marah menyerang Penjara Bastille yang merupakan lambang
kekaisaran absolute.Keadaan Negara menjadi darurat lalu kaum Revolusioner
bergerak cepat menuju istana dan berhasil menangkap Louis XVI dan merebut
kekuasaan dari tangan monarki.Setelah itu di bentuk lah Dewan Revolusi yang
mengambil langkah-langkah sebagai berikut;
1. Kendali
pemerintahan dipegang oleh Dewan Revolusi pimpinan Jendral Lafayette
2. Membentuk
Tentara Revolusi
3. Membentuk
Dewan Legislatif
4. Menetapkan
bendera resmi yaitu “Bendera Tiga Warna” sebagai lambang Liberte,Egalite dan
Fraternite.
5. Menetapkan
Lagu Kebangsaan yaitu “La Marseillas”.
6. Menghapus
hak-hak istimewa kaum bangsawan dan gerejawan
Konstitusi berhasil di bentuk pada
tahun 1891 sehingga Prancis berbentuk monarki konstitusional,namun karena khawatir
pengaruh revolusi menjalar ke negara-negara Eropa lainnya,Austria dan Prusia
berusaha melakukan invasi terhadap Prancis untuk menyelamatkan Louis XVI dan
merestorasi monarki.Namun rencana itu gagal.ketika Louis XVI tertangkap oleh
tentara revolusi ketika akan melarikan diri dan di hukum mati karena dianggap mengkhianati
Konstitusi Negara yang baru terbentuk.Peristiwa ini terjadi pada tahun 1792.
b. Republik Perancis
(1792-1804)
1. Pemerintahan
Teror/Reign of Terror (1793-1794)
Robespierre dari partai Jacobin
diangkat sebagai kepala pemerintahan sementara.Menyikapi keselamatan Republik
yang menerima ancaman dari dalam (Kaum Bangsawan/Muscadine) dan luar negeri
(Austria dan Prusia-ingat bahwa Marie Antoinette adalah anak dari Kaisar Franz
Joseph dari Austria),Robespierre menjalankan pemerintaha dengan tangan besi.Ia
menangkap dan menghukum mati orang-orang yang di curigai dengan
guillotine.Dalam waktu setahun sudah 40.000 orang yang menjadi korban pisau
jagal tersebut.Pada akhirnya terjadi pemberontakan terhadap Robespierre lalu ia
di tangkap dan dihukum mati .
2. Dewan Directoire
(1795-1799)
Dipimpin oleh Paul Francois Nicolas
Jean Barras yang beranggotakan 5 orang. Pada masa ini terjadi Peristiwa 13 Vendemiaire dimana Kaum
Bangsawan berusaha menyerang Paris namun berhasil ditumpas oleh Jenderal
Napoleon Bonaparte yang masih berusia 26 tahun. Karena jasa-jasanya itu
Napoleon diangkat sebagai pemimpin Ekspedisi Italia untuk mengusir Austria dari
sana.Lalu ia berangkat ke Mesir untuk melumpuhkan armada Inggris yang menuju
India.Sepulangnya dari luar negeri Napoleon dielu-elukan oleh masyarakat
sehingga Directoire merasa terancam lalu mereka bermaksud menyingkirkan
Napoleon namun rencana ini gagal dan Directoire dibubarkan oleh Napoleon yang
kemudian diangkat menjadi Konsul.
3. Konsulat (1799-1802)
Dewan yang beranggotakan beberapa
pemimpin terkemuka diantaranya Napoleon Bonaparte dan Abbe Sieyes.Pada masa ini
Code Napoleon mulai digunakan dimana nantinya akan menjadi cikal bakal hukum
sipil modern.
4.
Kekaisaran
(1804-1814)
Pada suatu kudeta,Konsulat
dibubarkan oleh Napoleon Bonaparte dan ia mengangkat dirinya sendiri sebagai
Kaisar Perancis hingga kekalahannya dalam perang di Rusia (1812) dan Leipzig
(1813).Lalu ia mengundurkan diri dari posisi Kaisar dan di buang ke Pulau Elba.
5. Restorasi Kerajaan
Bourbon (1814-1815)
Kerajaan Prancis dipulihkan
sebagai kerajaan Monarki Konstitusional
dengan Rajanya Louis ke XVIII yang merupakan paman dari Louis XVI.
6. Kekaisaran 100 hari
Napoleon (1815)
Napoleon Bonaparte melarikan diri
dari Pulau Elba lalu di sambut oleh rakyat yang setia kepadanya dan dapat
merebut kekuasaan dengan mudah.Namun dapat dikalahkan oleh Duke Of Wellington
dari Inggris dan Gebhart Lebrecht Von Blucher dari Prusia pada Pertempuran
Waterloo di Belgia.Ia mengundurkan diri dan dibuang ke Pulau St.Helena di
Afrika Barat hingga akhir hayatnya (1821).Sepeninggal Napoleon,Louis XVIII
kembali memegang kekuasaan.
C. Akibat Revolusi Bagi
Negara Prancis
Dalam Bidang Politik:
·
Konstitusi menjadi
kekuasaan tertinggi
·
Lahirnya konsep Negara
Republik di Eropa
·
Berkembangnya paham
demokrasi modern
·
Nasionalisme muncul
·
Aksi revolusioner untuk
menggulingkan absolutisme raja
Dalam Bidang Ekonomi:
·
Petani dapat memiliki
tanah
·
Sistem pajak feodal
dihapuskan
·
Sistem monopoli
dihapuskan
·
Lahirnya industri besar
sosial:
·
Penghapusan feodalisme
secara bertahap
·
Susunan masyrakat baru
·
Pendidikan merata bagi
setiap golongan
·
Lahirnya Code Napoleon
sebagai cikal bakal hukum modern
D.
Akibat
Bagi Dunia Internasional
Dalam
Bidang Politik:
·
Tersebarnya paham
Liberalisme
·
Meluasnya paham
demokrasi
·
Meluasnya paham
Nasionalisme
·
Berkembangnya gerakan
Revolusioner
Dalam Bidang Ekonomi:
·
Industri timbul di
Eropa
·
Perdagangan beralih
dari daerah pantai menuju ke pedalaman
·
Inggris kehilangan
pasar di Eropa karena Napoleon menjalankan stategi politik Kontinental
Dalam Bidang Sosial:
·
Penghapusan feodalisme
·
Pendidikan secara
merata
·
Pengakuan terhadap HAM
Sumber :
S. Adisusilo, JR. 1982. Sejarah Eropa dari Renaissance sampai dengan Revolusi Perancis. Yogyakarta: IKIP Sanata Dharma.
Furet & Richet. 1989. Revolusi Prancis. UGM Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar